• Jl. Raya Kendalpayak km 8, Kab. Malang 65101
  • (0341) 801-468
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
1619 dilihat       15 Mei 2024

Atasi Tikus dengan Gotong Royong dan Semangat Kekeluargaan di IP2SIP Ngale

Hama tikus merupakan salah satu musuh nyata bagi para petani. Tikus menyerang pada setiap fase pertanaman. Pola serangan tikus pada fase vegetatif adalah dengan memotong batang tanaman. Hal tersebut ditujukan untuk selalu mengerat dan mengasah gigi agar tidak tumbuh memanjang. 

Saat tanaman memasuki fase generatif tikus mulai merusak  buah atau polong. Bahkan hingga saat tanaman sudah dipanen pun tikus akan tetap menjadi hama utama di gudang penyimpanan. 

Dalam situasi keterbatasan pakan di lahan pasca panen, tikus akan mempertahankan hidupnya dengan mengkonsumsi pakan alternatif yang tersisa di lahan seperti umbi dari gulma atau keong sawah dan sejenisnya. Sebagian populasi juga akan bermigrasi ke luar lahan menuju perkampungan atau gudang terdekat untuk memperoleh sumber pakan alternatif lainnya. Hama tikus akan kembali ke sawah apabila sudah ada pertanaman. 

Hingga saat ini tikus masih menjadi permasalahan utama di lahan IP2SIP Ngale. Populasi tikus yang tidak dikendalikan secara intensif dan berkelanjutan menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal panen pada hampir setiap musim tanam. Serangan hama tikus terjadi cukup masif, sehingga banyak menyebabkan kerugian. 

Oleh karena itu pada tanggal 14 Mei 2024, BSIP Aneka Kacang Malang menugaskan Dr. Nur 'Aini Herawati, S.Si., M.Sc. untuk melaksanakan koordinasi  di IP2SIP Ngale terkait pengendalian hama tikus. 

Salah satu isu penting yang telah disampaikan kepada seluruh pegawai di IP2SIP Ngale beserta petani penggarap adalah untuk kembali menggiatkan kegiatan pengendalian yang sudah terealisasi sebelumnya secara rutin dan terus-menerus. 

Nur ‘Aini juga menekankan bahwa hama tikus tidak akan dapat diatasi kecuali dengan upaya pengendalian yang dilakukan secara serempak dalam skala luas dan berkelanjutan. Salah satu kegiatan pengendalian sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan fumigasi menggunakan asap belerang sebagai bahan aktif. Pemasangan LTBS (Linear Trap Barrier System) juga terbukti efektif menurunkan populasi tikus.

Untuk menindaklanjuti arahan tersebut, pada Jum’at, 17 Mei 2015 telah dilakukan kegiatan pengendalian hama tikus secara bersama-sama di IP2SIP Ngale. Kegiatan gropyokan diikuti oleh seluruh pegawai IP2SIP Ngale baik ASN maupun non ASN dan seluruh petani mitra blok selatan lingkup IP2SIP Ngale. 

Tikus yang terbunuh terdiri dari dua generasi yaitu individu dewasa (adult) dan anakan (juvenile). Kondisi ini merupakan sinyal bagi para petugas di IP2SIP Ngale untuk lebih waspada dan rutin melakukan pengendalian tikus karena populasi sudah mulai berkembang yang ditunjukkan dengan ketidakseragaman struktur umur dari populasi tersebut. — Delistya Devi, Nur ‘Aini Herawati

Prev Next

- BRMP Aneka Kacang


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Citra Positif ASN, BRMP Aneka Kacang Sosialisasikan Kode Etik dan Kode Perilaku
    05 Feb 2026 - By BRMP Aneka Kacang
  • Thumb
    Teknologi Pertanian Modern Dongkrak Produktivitas, Soppeng Capai 10,4 Ton/Ha
    03 Feb 2026 - By Afid
  • Thumb
    Data Teknologi Aneka Kacang yang Valid, dimulai dari Rancangan Percobaan yang Tepat
    01 Feb 2026 - By Afid
  • Thumb
    Targetkan Swasembada Kedelai 2029, Pemerintah Integrasikan Tata Kelola Hulu-Hilir
    28 Jan 2026 - By BRMP Aneka Kacang
  • Thumb
    Peluang Nyata Kedelai Osoya 1 dan 2 Agritan dalam Mendukung MBG
    22 Jan 2026 - By Afid

tags

BSIP Badan Standardisasi Instrumen Pertanian IP2SIP Standardisasi

Kontak

(0341) 801-468
(0341) 802-824
[email protected]

Jl. Raya Kendalpayak km 8
Desa Kendalpayak, Kec. Pakisaji
Kab. Malang - Jawa Timur
Indonesia
65101
https://anekakacang.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Aneka Kacang. All Right Reserved